
Perkembangan teknologi saat ini yang sangat pesat rupanya menginspirasi sejumlah ahli untuk mengembangkan sistem transportas. Skytran akan hadir dengan meluncurkan taksi yang meluncur di sepanjang lintasan dengan ketinggian 20-30 kaki di atas tanah. untuk menggerakan mobil ini diperlukan teknologi levitasi magnetik. Sehingga tenaga elektromagnet mampu menghasilkan dorongan agar mobil bisa melaju.

Teknologi yang digunakan dengan sistem dan energi yang efisien. itulah kenapa teknologi ini bermanfaat bagi negara yang tidak bisa mengandalkan listrik. Menurut Jerry Sanders selaku CEO Skytran , mobil terbuat dari baja dan aluminium ini dapat dipasang dan dirakit hanya dalam hitungan hari. kecepatan kendaraan ini mampu melaju hingga 60 mph atau sekitar 97 kilometer per jam dan dirancang untuk empat orang.
SkyTran menghabiskan biaya hingga US$8 juta atau setara Rp208 miliar per kilometernya. Sedangkan biaya untuk mobilnya sekitar US$25-30 ribu atau setara Rp340-408 juta.
"Untuk sebuah kota, biaya ini jelas lebih rendah dibandingkan harga untuk pemeliharaan dan perluasan sistem transportasi massal yang telah ada," ungkap Sanders. Terlebih, sambung Sanders, sepertiga dari kendaraan SkyTran itu menggunakan energi mobil hybrid.
Perusahaan Skytran yang telah mengembangkan proyek ini selama lima tahun, berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat (AS). Rencananya proyek tersebut akan dipublikasikan pada akhir Oktober di Tel Aviv, Israel.
Jika proyek ini berjalan lancar, SkyTran berencana memperluas hingga ke tiga kota di Israel, termasuk beberapa lokasi di AS pada 2018.
"Beberapa kota di AS seperti Baltimore dan Inglewood, California telah menyatakan minatnya pada produk SkyTran ini," ucap Sanders. Ia menambahkan, selain dua lokasi itu, pihak Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris pun tengah mempertimbangkan pembangunan kendaraan magnetik ini.
0 Response to "SkyTran Mobil terbang Masa Depan"
Post a Comment